Startup Camp ITK: Membekali Mahasiswa Calon Wirausahawan
19 August 2022
Institut Teknologi Kalimantan (ITK) sukses menyelenggarakan Startup Camp 2022, sebuah program intensif yang dirancang untuk melatih mahasiswa membangun perusahaan rintisan dalam waktu singkat. Kegiatan ini berlangsung pada 19–20 Agustus 2022 dengan melibatkan 100 mahasiswa ITK yang penuh semangat. Selama dua hari, peserta dilatih langsung oleh mentor berpengalaman di bidang startup dan ditantang untuk mampu merancang hingga mempresentasikan ide usaha hanya dalam kurun waktu 48 jam.
Dalam sambutannya, Diniar Mungil Kurniawati, Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Teknologi ITK, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan benih-benih startup baru dari ITK yang ke depan dapat bersaing bahkan mendominasi pasar. Kegiatan ini sekaligus menjadi pintu awal bagi lahirnya startup yang berpotensi untuk diinkubasi lebih lanjut melalui Pusat Inkubasi Bisnis Teknologi ITK.
Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai strategi membangun startup dengan fondasi yang kuat. Mereka dilatih membentuk tim dengan komposisi ideal, yaitu hustler (pemasaran dan bisnis), hipster (desain dan pengalaman pengguna), serta hacker (insinyur dan pengembang). Model tim ini dipilih untuk memastikan setiap ide usaha memiliki keseimbangan antara aspek bisnis, teknologi, dan desain. Menariknya, startup yang lahir tidak hanya terbatas pada bidang digital, tetapi juga mencakup berbagai sektor lainnya.
Pendaftaran peserta dibuka untuk semua mahasiswa, baik yang sudah memiliki tim maupun individu yang baru ingin merintis. Hal ini memungkinkan peserta untuk mencari rekan setim selama kegiatan dan menyatukan ide-ide yang mereka miliki. Pada hari kedua, setiap tim mempresentasikan ide startup mereka di hadapan juri. Presentasi ini bertujuan memberikan gambaran posisi masing-masing startup, apakah sudah siap untuk dilanjutkan ke tahap inkubasi atau masih memerlukan validasi lebih lanjut.
Startup yang berhasil menjadi pemenang akan dikembangkan melalui program pra-inkubasi di bawah pendampingan inkubator bisnis ITK. Sementara itu, ide yang masih membutuhkan penguatan akan diarahkan untuk mendapatkan bimbingan dari tim kewirausahaan mahasiswa, sehingga dapat dipersiapkan mengikuti kompetisi kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi maupun lembaga eksternal lainnya
Dengan adanya kegiatan ini, ITK menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang kokoh di lingkungan kampus. Startup Camp tidak hanya menjadi ajang pelatihan, tetapi juga wadah nyata bagi mahasiswa untuk berkolaborasi, berinovasi, dan melahirkan karya yang dapat berkembang menjadi bisnis berdaya saing tinggi.
Dalam sambutannya, Diniar Mungil Kurniawati, Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Teknologi ITK, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan benih-benih startup baru dari ITK yang ke depan dapat bersaing bahkan mendominasi pasar. Kegiatan ini sekaligus menjadi pintu awal bagi lahirnya startup yang berpotensi untuk diinkubasi lebih lanjut melalui Pusat Inkubasi Bisnis Teknologi ITK.
Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai strategi membangun startup dengan fondasi yang kuat. Mereka dilatih membentuk tim dengan komposisi ideal, yaitu hustler (pemasaran dan bisnis), hipster (desain dan pengalaman pengguna), serta hacker (insinyur dan pengembang). Model tim ini dipilih untuk memastikan setiap ide usaha memiliki keseimbangan antara aspek bisnis, teknologi, dan desain. Menariknya, startup yang lahir tidak hanya terbatas pada bidang digital, tetapi juga mencakup berbagai sektor lainnya.
Pendaftaran peserta dibuka untuk semua mahasiswa, baik yang sudah memiliki tim maupun individu yang baru ingin merintis. Hal ini memungkinkan peserta untuk mencari rekan setim selama kegiatan dan menyatukan ide-ide yang mereka miliki. Pada hari kedua, setiap tim mempresentasikan ide startup mereka di hadapan juri. Presentasi ini bertujuan memberikan gambaran posisi masing-masing startup, apakah sudah siap untuk dilanjutkan ke tahap inkubasi atau masih memerlukan validasi lebih lanjut.
Startup yang berhasil menjadi pemenang akan dikembangkan melalui program pra-inkubasi di bawah pendampingan inkubator bisnis ITK. Sementara itu, ide yang masih membutuhkan penguatan akan diarahkan untuk mendapatkan bimbingan dari tim kewirausahaan mahasiswa, sehingga dapat dipersiapkan mengikuti kompetisi kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi maupun lembaga eksternal lainnya
Dengan adanya kegiatan ini, ITK menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang kokoh di lingkungan kampus. Startup Camp tidak hanya menjadi ajang pelatihan, tetapi juga wadah nyata bagi mahasiswa untuk berkolaborasi, berinovasi, dan melahirkan karya yang dapat berkembang menjadi bisnis berdaya saing tinggi.