Rangkaian Pra Inkubasi Kedua: IBT ITK Bekali Mahasiswa Roadmap Sukses Tembus P2MW Nasional

Selami lebih dalam setiap cerita, inovasi, dan perkembangan terbaru dari ekosistem startup IBT ITK.

Rangkaian Pra Inkubasi Kedua: IBT ITK Bekali Mahasiswa Roadmap Sukses Tembus P2MW Nasional

14 March 2026

Gambar Berita: Rangkaian Pra Inkubasi Kedua: IBT ITK Bekali Mahasiswa Roadmap Sukses Tembus P2MW Nasional
Pada hari Sabtu, 14 Maret 2026, Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) ITK kembali melanjutkan program pembinaan terstruktur dengan menyelenggarakan Pra Inkubasi Kedua. Mengangkat tema spesifik mengenai P2MW, kegiatan yang dikemas dalam bentuk webinar melalui Zoom Meeting ini berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 WITA. Program Pra Inkubasi kali ini dirancang khusus untuk membekali para calon founder mahasiswa dengan wawasan, strategi, dan roadmap yang jelas untuk memenangkan pendanaan di ajang Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) tingkat nasional.

Sesi pertama menghadirkan pemaparan dari Budiani Fitria E., S.T.P., M.T., selaku Tim Kemahasiswaan Institut Bidang Kewirausahaan. Beliau memberikan arahan strategis dari sudut pandang institusi, menjelaskan dukungan kampus, serta membedah prasyarat administratif yang wajib disiapkan mahasiswa agar proposal mereka layak bersaing di tingkat nasional.

Sebagai bagian dari kurikulum Pra Inkubasi yang aplikatif, acara dilanjutkan dengan sharing session dari pelaku usaha mahasiswa ITK yang bisnisnya telah mencapai tahap bertumbuh. Sesi ini diisi oleh Nurkholis Majid, Ketua BIOFISHARVEST (usaha bidang budidaya), serta Martino Ody Christianto, Ketua dan perwakilan tim SANDAY (usaha bidang F&B). Keduanya membagikan roadmap perjalanan bisnis mereka secara nyata, mulai dari inovasi produk hingga strategi taktis menyusun proposal P2MW yang menarik perhatian juri.

Antusiasme peserta Pra Inkubasi sangat terasa saat sesi diskusi dibuka. Salah seorang peserta mengajukan pertanyaan tajam kepada perwakilan SANDAY, "Kak Martino, sebagai tim yang sudah punya produk kemasan seperti sambal manday ini, bagaimana strategi menonjolkan keunikan produk lokal di dalam proposal P2MW agar nilai inovasi dan kelayakan bisnisnya terlihat kuat oleh juri nasional?" Pertanyaan ini memicu diskusi mendalam mengenai pentingnya branding visual, kejelasan target pasar, dan penyampaian narasi problem-solution di dalam proposal.

Melalui program Pra Inkubasi Kedua ini, IBT ITK berharap para peserta mendapatkan blueprint yang jelas untuk mematangkan ide bisnis mereka. Dengan persiapan yang lebih terarah, diharapkan semakin banyak tim mahasiswa ITK yang siap bertarung, lolos pendanaan P2MW, dan mengembangkan usahanya ke skala yang lebih luas.