Mantapkan Langkah Menuju Inkubasi Bisnis, IBT ITK Gembleng 17 Kelompok Terbaik di Hari Pertama Bootcamp Pra-Inkubasi

Selami lebih dalam setiap cerita, inovasi, dan perkembangan terbaru dari ekosistem startup IBT ITK.

Mantapkan Langkah Menuju Inkubasi Bisnis, IBT ITK Gembleng 17 Kelompok Terbaik di Hari Pertama Bootcamp Pra-Inkubasi

04 April 2026

Gambar Berita: Mantapkan Langkah Menuju Inkubasi Bisnis, IBT ITK Gembleng 17 Kelompok Terbaik di Hari Pertama Bootcamp Pra-Inkubasi
Pada Sabtu, 4 April 2026, Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) ITK resmi membuka rangkaian kegiatan "Bootcamp Pra-Inkubasi" yang bertempat di Ruangan F205 Gedung F ITK. Kegiatan ini diselenggarakan secara khusus bagi 17 kelompok usaha unggulan—seperti SAMorchid, Shell e Merch, hingga VertexHarvest—untuk meningkatkan kesiapan dan kualitas proposal bisnis mereka agar mampu bersaing dalam pengajuan pendanaan, khususnya pada ajang P2MW.

Sesi hari pertama yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 15.00 WITA ini diisi dengan penyampaian materi komprehensif dan praktik bedah proposal. Agenda inti diawali dengan pemaparan materi bertajuk "Dari Ide ke Dampak: Menyusun Proposal P2MW yang Lolos dan Menggerakkan". Turut hadir sebagai pemateri utama adalah Muhammad Aras, S.Pd., M.Pd. (Koordinator Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Balikpapan) dan Supratiwi Amir S.Ds., M.Sn. (Tim Inkubator Bisnis Teknologi & Dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual).

Setelah pembekalan materi, peserta tidak hanya duduk mendengarkan, melainkan langsung dihadapkan pada "Sesi Diagnosis Bisnis" dan "Sesi Umpan Balik". Pada tahap ini, perwakilan kelompok memaparkan ide bisnisnya secara ringkas untuk kemudian dikurasi langsung oleh narasumber. Setelah mengetahui titik lemah proposal masing-masing, peserta didampingi oleh mentor untuk melakukan perbaikan proposal secara langsung di tempat (Coaching Clinic).

Melalui kegiatan di hari pertama ini, IBT ITK berharap kerangka dasar dan model bisnis dari para peserta dapat disempurnakan. Pendekatan praktik langsung ini diharapkan mampu mengubah ide-ide kreatif mahasiswa menjadi proposal bisnis yang sistematis, logis, dan berpeluang besar memenangkan pendanaan.