Tampil di Hadapan Biro Se-Indonesia, Tim P2MW ITK Unjuk Gigi Pamerkan Inovasi di Novotel Balikpapan
03 June 2026
Pada Rabu, 03 Juni 2026, dua tim wirausaha mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) yang tergabung dalam program P2MW, yakni Shell E Merch dan EcoBoo, mendapatkan kesempatan emas untuk memamerkan produk inovatif mereka di Hotel Novotel Balikpapan. Pameran ini diselenggarakan bertepatan dengan adanya agenda pertemuan perwakilan biro pemerintahan dari seluruh Indonesia yang sedang menginap dan mengadakan kegiatan di hotel tersebut.
Kehadiran mahasiswa ITK dalam pameran ini tidak sendirian, melainkan bersanding langsung dengan berbagai pelaku UMKM lokal yang turut menjajakan produk unggulan daerah. Sinergi ini menunjukkan bahwa produk karya mahasiswa ITK memiliki daya saing dan kualitas yang setara dengan produk-produk UMKM komersial di pasaran.
Di salah satu booth, tim Shell E Merch tampil percaya diri mempresentasikan produk upcycling mereka. Berangkat dari keresahan terhadap masalah penumpukan sampah di Balikpapan, tim ini menyulap limbah plastik, logam, kertas, dan sisa potongan kayu menjadi merchandise estetik dan bernilai jual tinggi. Dalam pameran tersebut, mereka memamerkan berbagai produk andalan seperti EcoPin, lukisan, dan Eco Canvas yang sangat cocok dijadikan suvenir maupun hadiah.
Sementara itu, tim EcoBoo berhasil menarik perhatian pengunjung lewat karya kriya bambu mereka yang autentik dan ramah lingkungan. Membawa semangat pemberdayaan, produk anyaman bambu seperti keranjang dan wadah multifungsi yang mereka pamerkan merupakan hasil integrasi dari program Workshop EcoBoo yang terhubung langsung dengan Ekowisata Bamboe Wanadesa.
Pameran di hadapan perwakilan biro se-Indonesia ini menjadi ajang uji pasar (market validation) yang sangat strategis bagi kedua tim P2MW ITK. Selain berkesempatan memperkenalkan karya mereka ke audiens berskala nasional, kegiatan ini juga membuka peluang jaringan (networking) yang lebih luas untuk kerja sama Business-to-Business (B2B) maupun pengadaan suvenir instansi di masa mendatang.
Melalui partisipasi aktif ini, IBT ITK membuktikan komitmennya dalam mengawal tenant mahasiswa tidak hanya sebatas pada tahap inkubasi dan pendanaan, tetapi juga mendorong mereka untuk terjun langsung memenangkan hati pasar di dunia nyata.
Kehadiran mahasiswa ITK dalam pameran ini tidak sendirian, melainkan bersanding langsung dengan berbagai pelaku UMKM lokal yang turut menjajakan produk unggulan daerah. Sinergi ini menunjukkan bahwa produk karya mahasiswa ITK memiliki daya saing dan kualitas yang setara dengan produk-produk UMKM komersial di pasaran.
Di salah satu booth, tim Shell E Merch tampil percaya diri mempresentasikan produk upcycling mereka. Berangkat dari keresahan terhadap masalah penumpukan sampah di Balikpapan, tim ini menyulap limbah plastik, logam, kertas, dan sisa potongan kayu menjadi merchandise estetik dan bernilai jual tinggi. Dalam pameran tersebut, mereka memamerkan berbagai produk andalan seperti EcoPin, lukisan, dan Eco Canvas yang sangat cocok dijadikan suvenir maupun hadiah.
Sementara itu, tim EcoBoo berhasil menarik perhatian pengunjung lewat karya kriya bambu mereka yang autentik dan ramah lingkungan. Membawa semangat pemberdayaan, produk anyaman bambu seperti keranjang dan wadah multifungsi yang mereka pamerkan merupakan hasil integrasi dari program Workshop EcoBoo yang terhubung langsung dengan Ekowisata Bamboe Wanadesa.
Pameran di hadapan perwakilan biro se-Indonesia ini menjadi ajang uji pasar (market validation) yang sangat strategis bagi kedua tim P2MW ITK. Selain berkesempatan memperkenalkan karya mereka ke audiens berskala nasional, kegiatan ini juga membuka peluang jaringan (networking) yang lebih luas untuk kerja sama Business-to-Business (B2B) maupun pengadaan suvenir instansi di masa mendatang.
Melalui partisipasi aktif ini, IBT ITK membuktikan komitmennya dalam mengawal tenant mahasiswa tidak hanya sebatas pada tahap inkubasi dan pendanaan, tetapi juga mendorong mereka untuk terjun langsung memenangkan hati pasar di dunia nyata.