Jajaki Kolaborasi Program Campuspreneur, BPMJP Kementerian Perdagangan Kunjungi IBT ITK
03 August 2026
Pada Senin, 3 Agustus 2026, Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menyambut kunjungan resmi dari Balai Pelatihan SDM Metrologi, Mutu, dan Jasa Perdagangan (BPMJP) Kementerian Perdagangan RI dalam rangka penjajakan kerja sama Program Campuspreneur Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat LPPM Institut Teknologi Kalimantan mulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh Kepala LPPM ITK, diwakili Sekertaris LPPM, Kepala Pusat Kerja Sama Nasional, Kepala Pusat Penelitian, Kepala Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) Muh. Ikhsan Alif S., S.E., M.Sc., serta perwakilan Fakultas Sains dan Teknologi Informasi ITK.
Kegiatan diawali dengan pemaparan profil dan pengenalan Program Campuspreneur oleh tim BPMJP Kemendag RI. Program ini merupakan program pengembangan kewirausahaan Kementerian Perdagangan yang berfungsi sebagai inkubator maupun akselerator bagi mahasiswa, alumni, dan UMKM binaan perguruan tinggi agar memiliki daya saing nasional maupun global. Pada Tahun 2026, BPMJP menawarkan empat program utama, yaitu Pelatihan Standardisasi Pelabelan dan Kuantitas Pangan Olahan, Pelatihan Strategi Komersial Produk Pangan Olahan, serta Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kalibrasi Alat Ukur Suhu dan Pressure Gauge.
Sesi diskusi berlangsung produktif dan interaktif, membahas berbagai peluang kolaborasi antara BPMJP dan ITK, mulai dari pelaksanaan pelatihan bersama, penyelenggaraan sertifikasi kompetensi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inkubasi bisnis berbasis ekspor, hingga penyelenggaraan seminar dan workshop kewirausahaan. Pihak IBT ITK menyampaikan bahwa program yang ditawarkan BPMJP memiliki kesesuaian yang tinggi dengan program pembinaan kewirausahaan yang telah berjalan di ITK, sehingga berpotensi besar untuk dikolaborasikan.
Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan koordinasi mengenai bentuk implementasi Program Campuspreneur di lingkungan ITK, mengidentifikasi program yang dapat dilaksanakan secara bersama, serta menindaklanjuti rekrutmen peserta dari ITK. Melalui sinergi ini, IBT ITK berharap Program Campuspreneur dapat menjadi program strategis dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, mendukung pengembangan startup dan UMKM binaan kampus, serta memperkuat peran ITK dalam pengembangan kewirausahaan berbasis inovasi yang berorientasi pasar nasional maupun global.
Kegiatan diawali dengan pemaparan profil dan pengenalan Program Campuspreneur oleh tim BPMJP Kemendag RI. Program ini merupakan program pengembangan kewirausahaan Kementerian Perdagangan yang berfungsi sebagai inkubator maupun akselerator bagi mahasiswa, alumni, dan UMKM binaan perguruan tinggi agar memiliki daya saing nasional maupun global. Pada Tahun 2026, BPMJP menawarkan empat program utama, yaitu Pelatihan Standardisasi Pelabelan dan Kuantitas Pangan Olahan, Pelatihan Strategi Komersial Produk Pangan Olahan, serta Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kalibrasi Alat Ukur Suhu dan Pressure Gauge.
Sesi diskusi berlangsung produktif dan interaktif, membahas berbagai peluang kolaborasi antara BPMJP dan ITK, mulai dari pelaksanaan pelatihan bersama, penyelenggaraan sertifikasi kompetensi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inkubasi bisnis berbasis ekspor, hingga penyelenggaraan seminar dan workshop kewirausahaan. Pihak IBT ITK menyampaikan bahwa program yang ditawarkan BPMJP memiliki kesesuaian yang tinggi dengan program pembinaan kewirausahaan yang telah berjalan di ITK, sehingga berpotensi besar untuk dikolaborasikan.
Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan koordinasi mengenai bentuk implementasi Program Campuspreneur di lingkungan ITK, mengidentifikasi program yang dapat dilaksanakan secara bersama, serta menindaklanjuti rekrutmen peserta dari ITK. Melalui sinergi ini, IBT ITK berharap Program Campuspreneur dapat menjadi program strategis dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, mendukung pengembangan startup dan UMKM binaan kampus, serta memperkuat peran ITK dalam pengembangan kewirausahaan berbasis inovasi yang berorientasi pasar nasional maupun global.